Kamis, 20 Februari 2020

Bermain dan Belajar Jadi Menyenangkan dengan "Game Tilawati"



Gadget oh gadget, siapa yang tidak kenal benda mungil serba bisa yang satu ini?. Gadget sebenarnya di-desain untuk kebutuhan media komunikasi orang dewasa, tetapi pada kenyataannya tidak hanya orang dewasa saja yang mampu bermain gadget. Ya, anak kecil pun kadang jauh lebih jago bermain gadget dibanding orang dewasa, apalagi yang berhubungan dengan games (permainan). Nah, masalahnya tidak semua aplikasi gadget cocok dimainkan buat anak-anak. Maka untuk itu pada tanggal 10 April 2015 telah dirilis sebuah aplikasi yang dinamakan “Game Tilawati” versi 1.0 di Google Store/Play Store khusus pengguna android yang diproduksi oleh perusahaan start up lokal asal Malang Jawa Timur, Irliandra Game Art.



“Game Tilawati” versi 1.0 (GT-1) ini merupakan media permainan dan belajar mobile menggunakan Operation System Android yang di-desain untuk anak-anak usia caberawit, mulai dari desain grafis, game play, sound, music, dan touch layout-nya. Secara konten, GT-1 menyajikan sebagian materi dari buku tilawati jilid 1, dan tentunya dilengkapi dengan game yang interaktif dan efektif untuk membantu meningkatkan semangat belajar anak dengan cara yang seru sekaligus mengasyikkan.
         Kenapa hanya sebagian materi yang dimasukkan dalam game ini? karena ini konteks-nya adalah game, bukan tranformasi murni dari buku materi tilawati menjadi media pembelajaran. Saya sebagai pihak developer game memang mem-fokuskan konteks game dalam aplikasi tersebut.
        Spesifikasi desain game play sangat simple namun efektif, pada halaman menu kita akan disajikan 4 menu utama, dilengkapi dengan award. Game 1 adalah pengenalan huruf hijaiyah mulai dari ALIF hingga YA lengkap dengan makhroj, huruf hijaiyah, dan abjad nya. Lalu pada Game 2, user diajak untuk membaca tilawati dengan cara Tap huruf-nya, maka akan keluar nada tilawati persis dengan buku Tilawati 1, ketika user selesai membaca Game 2, maka kunci Game 3 akan terbuka, disinilah permainan dimulai, user ditantang untuk mengeja huruf hijaiyah sambil berpacu dengan waktu, dan kumpulkan point-nya untuk membuka Level 4. Dan point point yang dikumpulkan tersebut untuk membuka awards, seperti accesoris, medalion, dan piala sehingga user terus termotivasi untuk bermain dan belajar agar dapat mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya.
          Diharapkan, GT-1 ini dapat memberikan image pada anak bahwa belajar tilawati itu menyenangkan, bikin ketagihan, seru, dan keren. Sehingga mereka giat belajar secara mandiri dimanapun meski tanpa guru. Bukankah itu yang diharapkan kita semua? generasi yang giat belajar tanpa dipaksa.
         Jadi, media sudah ada, gadget sudah tersedia, sekarang saatnya kita sebagai orang dewasa agar lebih bijak mengisi aplikasi gadget kita dengan media-media yang bermanfaat untuk kita dan adik adik cabe rawit, karena tak selamanya kita bisa mengontrol penuh, ketika gadget ada di genggaman anak. Selain itu dengan menggunakan aplikasi ini, menjadi power dukungan khusus kepada developer game, agar selalu semangat menyajikan karya-karya yang bermanfaat dan berkualitas untuk perjuangan dakwah LDII.

0 komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

Ucapan selamat RAPIMNAS LDII dari Kepala KEMENAG Bungo

    Sambutan dan Ucapan Selamat dari Kepala KEMANAG Kabupaten Bungo atas terselengaranya RAPIMNAS LDII TAHUN 2020