Minggu(15/12) , DPD LDII Kabupaten bungo mengadakan Musyawarah Evaluasi program kerja 2019 dan menyusun Program kerja DPD LDII Kabupaten bungo tahun 2020. Musyawarah ini dihadiri seluruh pengurus DPD dan ketua PC LDII se Kabupaten Bungo. Kegiatan ini bertempat di Masjid Al-Falah Dusun Purwasari, Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo.
Dengan penyusunan program kerja DPD LDII ini di harapkan dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat bangsa dan negara.
Pembinaan karakter generasi muda harus dilakukan secara rutin dan terjadwal, tujuannya adalah untuk mengurangi, menghindari kegiatan atau pengaruh negatif dari lingkungan, teman bergaul dan tentunya setan gepeng alias android.
DPD LDII bekerja sama dengan Penggerak Pembina Generus atau PPG Bidang Muda-Mudi menggelar pengajian dan keakraban secara rutin yang kali ini dilaksanakan Minggu (29/9) bertempat di Masjid Al-Falah Desa Purwosari Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo, serta keakraban atau sharing antara generasi muda Bungo dilaksanakan dilapangan futsal tidak jauh dari masjid Al-Falah.
Peserta yang hadir sebanyak 318 dengan rincian putra 168 dan putri 150 orang, walaupun cuaca pada pagi hari sempat diguyur hujan dengan intensitas cukup deras hal ini tidak mempengaruhi dan mengurangi kesemangatan para generasi muda LDII untuk menghadiri acara tahunan ini.
Dalam gelaran kali ini di isi dengan materi pemantapan oleh Heri Paryanto dari pengurus PPG Bidang Bimbingan Konseling dan materi bersuci oleh Ustadz Indra Gunawan. Dalam paparannya, Heri menyampaikan, "Sebagai generasi muda harus mempunyai keterampilan atau skill yang dapat menunjang kebutuhan untuk dirinya dan keluarganya dimasa yang akan datang, maka dari itu semangatlah dalam mencari ilmu mumpung masih muda".
Harapannya para generasi muda Indonesia mempunyai jiwa juang yang tinggi dalam mencari ilmu, baik ilmu dunia dan ilmu agama.
Guna meningkatkan kualitas SDM dan mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin DPD LDII Bungo gelar pengajian Ustadz-Ustadzah LDII di wilayah Bungo . Kegiatan ini mengkaji makna Qur'an dan Hadist Abu Daud secara rutin.
Kegiatan yang di agendakan 2 bulan satu kali ini di laksanakan di masjid Baitul Makmur Bungo, minggu (24/11). Dengan digelar acara ini DPD LDII senantiasa mengajak umat manusia pada kebaikan, menjauhi kemungkaran, dan mengamalkan apa yang dikaji dalam Qur'an dan Hadist. Peran Ustadz-Ustadzah dinilai strategis sebagai sosok yang mengajarkan kepada generasi muda LDII. Dihadiri 300 peserta dari DPD LDII Bungo acara dimulai dari pagi hingga pukul 16.00 WiB. Adapun pemateri acara tersebut ustadz Choirun Nasirin dan Ustadz Rahmad dari Kuamang Kuning.
DPD LDII Kabupaten Bungo bersama bidang Penggerak Pembina Generus (PPG) menggelar ikhtibar 2 dengan di hadiri 111 peserta di bagi beberapa kategori, diantaranya kategori Juz 29 - 30 sebanyak 6 orang, Juz 30 sebanyak 25 orang, dan Ad-Dhuha sampai An-Nass sebanyak 80 orang peserta.
Bertempat di Aula Masjid Baitul Makmur Muara Bungo acara ikhtibar terlaksana sukses lancar dan barokah. Ikut hadir dalam acara tersebut Pengurus DPD LDII Kabupaten Bungo diantaranya Ketua dan Sekretaris beserta Dewan Penasehat DPD LDII Kabupaten Bungo acara dilaksanakan Rabu (10/7).
Adanya halaqoh dan ikhtibar 2 DPD LDII ini bisa menghasilkan hafidz hafidzah dan dapat menambah hafalan, karena hafalan quran ini bagian dari rahmat Allah.
Dalam acara ini Ketua PPG Muhammad Mukhsin Al-Aziz memberikan pengarahan tentang pentingnya diadakan ikhtibar ini.
“Salah satu program PPG di Bidang Keilmuan yaitu mencetak generasi unggul yang memiliki pemahaman agama yang kuat, melahirkan generasi yang mencintai Alquran, menghapal Quran, dan meneladani isi Alquran,” ujarnya.
Minggu (1/12), bertempat di masjid Al-Falah Desa Purwosari Kecamatan Pelepat Ilir, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bungo menggelar Festival Anak Soleh (FAS) yang dilaksanakan setiap 3 tahun sekali, dengan kategori lomba untuk tingkat caberawit atau SD dan Praremaja atau SMP.
Untuk acara FAS tahun ini, di gelar berbagai jenis perlombaan, diantaranya lomba mewarnai untuk usia PAUD, untuk tingkat SD ada lomba cerdas cermat, praktek shalat, tahfidzul Qur'an, sedangkan untuk tingkat SMP ada lomba adzan dan lomba bacaan Qur'an, dan lain-lain.
Mewujudkan generasi berakhlaqul karimah adalah tema yang diangkat FAS kali ini, kegiatan ini sendiri diikuti oleh sekitar 200 peserta perwakilan dari PAC yang ada di Kabupaten Bungo.
Ketua LDII Bungo, Torihin dalam sambutan menyampaikan bahwa "intinya untuk memahami bahwa semua harus menjadi anak yang Sholih dan Sholih ah serta mempunyai jiwa Tri Sukses” jelas Torihin yang sekaligus membuka acara FAS 2019.
"Acara ini jangan diniati karena lomba, nanti bisa kecewa, tetapi sebagai evaluasi KBM yang dipelajari di PAC masing-masing, semoga acara berlangsung sukses lancar barokah" , imbuh Torihin.
Ditempat yang sama, ketua Panitia FAS menuturkan, bahwa kegiatan ini merupakan agenda tiga tahunan adapun tujuan dilaksanakannya FAS ini selain untuk mengevaluasi hasil pembinaan yang sudah dilakukan ditingkat PC dan PAC, juga sebagai ajang silaturahim.
Adapun warga LDII Bungo yang menghadiri acara ini diperkirakan sekitar 400 orang baik sebagai pendamping dan pengunjung memeriahkan FAS dan Bazar muda-mudi.
Silaturrahmi PC LDII Kec. Pelepat dengan Bp. Camat Pelepat
Doc. sekretaris PC LDII Pelepat
(Jumat, 13-9-2019)Ketua PC LDII dan Sekretaris PC LDII Kecamatan Pelepat melakukan audiensi dengan Bp. Camat Pelepat.
Pengurus Harian PC LDII Pelepat melakukan kegiatan rutin untuk silaturrahmi dan melaporkan kegiatan LDII yaitu berbagai macam pembekalan yang berdasarkan Al-qur'an & Al-hadist ditingkat kecamatan, dari pihak pemerintahan memberikan apresiasi kepada LDII tentang pengajian LDII yang rutin dan terorganisir.